Kamis, 13 Februari 2014

Pengembang Kurikulum K12 – Deskripsi Kerja dan Informasi Gaji


Apakah Anda mencintai pendidikan dan anak-anak, tetapi Anda tidak ingin mengajar selama lima hari seminggu? Sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk menjadi pengembang kurikulum. Profesi ini juga dikenal dengan berbagai istilah lain, diantaranya “koordinator pembelajaran”, “ahli kurikulum”, dan “desainer pembelajaran”.

Seorang pengembang kurikulum bekerja dibalik layar dalam perannya untuk menjamin materi pada masing-masing bidang studi yang disampaikan dapat diajarkan dengan baik. Materi yang diajarkan diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang tepat dan juga efektif dalam mengembangkan pola fikir peserta didik, bukan dengan metode standar yang selama ini diterapkan. Seluruh tingkatan pendidikan memanfaatkan jasa seorang pengembang kurikulum, meskipun tanggung jawab dari masing-masing pengembang kurikulum pada tiap tingkat berbeda-beda, bergantung pada sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing sekolah. Orang-orang yang tertarik pada bidang ini harus nyaman bekerja dengan para pengelola, anak-anak, dan juga mampu merancang rencana pelajaran dengan kerangka tertentu.

Lingkungan Kerja dan Tugas
Menurut US Bureau of Labor Statistics, pada tahun 2010 terdapat lebih dari 139,000 pekerjaan sebagai koordinator pembelajaran, dengan 38 dari mereka bekerja di sekolah dasar dan sekolah menengah negeri maupun swasta.
Seorang pengembang kurikulum K12 dapat bekerja dengan satu atau beberapa sekolah negeri maupun swasta yang seluruh materi pengajarannya efektif dan sesuai dengan standar pendidikan negeri. Karena diperlukan perizinan dan latar belakang pendidikan, kebanyakan pengembang kurikulum bekerja pada jenjang pendidikan dasar atau menengah. Seorang pengembang kurikulum K12 yang bekerja pada kedua jenjang pendidikan yaitu dasar dan menengah sekaligus, biasanya bekerja pada sekolah swasta yang sangat kecil.

Sebagai seorang pengembang kurikulum, Anda akan menghabiskan waktu dengan melakukan rapat bersama para pengelola dan sesekali dengan pengajar untuk membahas metode pembelajaran baru di dalam kelas. Untuk mengakomodasi kesediaan para guru, banyak para pengembang kurikulum yang mengatur jadwal rapat pada waktu sebelum dan sesudah jam sekolah berlangsung. Pada beberapa kasus, Anda juga mungkin akan diminta bertanggung jawab dalam melakukan pemilihan buku pelajaran tertentu berdasarkan kurikulum yang Anda rancang.

Meningkatkan standar nilai ujian merupakan tujuan akhir dari kebanyakan pengembang kurikulum yang bekerja di sekolah negeri, meskipun beberapa dari mereka juga mengkhususukan diri di bidang lain, termasuk pendidikan luar biasa, dan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Dalam usaha meningkatkan meningkatkan nilai, pengembang kurikulum seringkali memberikan penjelasan kepada para guru mengenai berbagai standar baru yang ditetapkan. Pengembang kurikulum juga membantu mereka menggunakan teknologi yang tepat guna selama mereka membuat RPP.
Jam kerja pengembang kurikulum relatif lebih fleksibel dibandingkan jam kerja yang sehari-hari biasa dijalani oleh para guru.

Syarat & Pendidikan
Gelar sarjana merupakan keharusan dalam bekerja di hampir semua bidang yang berkaitan dengan administrasi pendidikan. Terlepas dari spectrum K12 mana Anda bekerja, hampir semua pengembang kurikulum menyandang gelar master. Hal ini terutama berlaku untuk pengembang kurikulum sekolah menengah dan tinggi, yang seringkali mengkhususkan pada area bidang studi yang paling dekat dengan mereka, seperti matematika atau bahasa Inggris. Banyak universitas menawarkan gelar lanjutan atau sertifikat dalam pengembangan kurikulum atau desain kurikulum melalui program Magister Pendidikan (M.Pd)
Kebanyakan sekolah negeri biasanya juga membutuhkan pengembang kurikulum untuk lulus ujian sertifikasi guru Negara. Beberapa daerah juga mengharuskan Anda untuk memiliki sertifikat administrasi pendidikan. Mandat tambahan dapat bervariasi pada masing-masing sekolah, dapat berupa minimal pengalaman pengajar selama 18 bulan atau sertifikat khusus yang menyatakan keahlian Anda pada bidang tertentu.

Gaji dan jenjang karir
Pada tahun 2010, rata-rata gaji seorang koordinator pembelajaran adalah lebih dari USD 58,830. Mereka yang bekerja pada sekolah dasar dan menengah negeri maupun swasta memperoleh rata-rata USD 65,210. 10% tertinggi dari Kelompok ini memperoleh lebih dari USD 93,080 dan 10 % Kelompok terendah memperoleh kurang dari USD 33,490.

Tingkat pertumbuhan pekerjaan sebagai koordinator pembelajaran ini diperkirakan akan meningkat sebesar 20 % antara tahun 2010 dan 2020. Sejumlah faktor untuk peningkatan di bawah rata-rata ini juga akan diikuti dengan penekanan peningkatan akuntabilitas sekolah dan efektifitas pembelajaran. Resiko kehilangan pendanaan oleh Negara membuat sekolah negeri lebih berkomitmen untuk memaksimalkan materi ajar yang disampaikan dan metode pembelajaran yang digunakan pada beberapa tahun terakhir.

Dapat Anda jadikan catatan bahwa kesempatan bekerja untuk pengembang kurikulum pada suatu daerah bergantung pada pendanaan di daerah tersebut. Untuk menghemat uang, seringkali suatu daerah yang sudah memiliki seorang pengembang kurikulum biasanya akan menugaskan pengembang kurikulum itu pada beberapa sekolah yang terdapat di wilayah tersebut


Diterjemahkan dari artikel pendidikan di Amerika